Workshop Multi Slice CT Abdomen dan Thorax

Dr. Shirley Eleonora, Sp. Rad yang telah mengikuti Workshop Multi Slice CT Abdomen dan Thorax yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 12 – 13 Agustus 2016 akan sedikit mengulas mengenai MSCT Abdomen dan Thorax. CT-scan adalah salah satu penunjang radiologi yang menggunakan energi sinar-X yang menembus tubuh pasien dengan potongan axial tipis (cross-section anatomy) kemudian sinar-X akan ditangkap oleh detektor yang akan mengubah energi sinar-X ke dalam signal digital untuk kemudian dirubah dalam bentuk image oleg perangkat komputer. Untuk kasus akut abdomen : yang sering membutuhkan CITO  CT scan yaitu:

  • Cholecystitis
  • Pancreatitis
  • Appendicitis
  • Colic Batu ureter
  • Bowels obstruksi /ileus/peritonitis
  • PID/tuboovarial abses
  • Trauma abdomen

 

CT Scan Thoraks dan abdomen

  • CT scan :tanpa   oral kontras  : total polos

dengan oral kontras : polos +  kontras i.v

Persiapan CT dengan kontras

  • Puasa
  • Inform Consent
  • ANAMNESA riwayat allergi
  • UREUM-CREATININ
  • Sebaiknya hindari pemberian kontras  pada pasien:

asthma, sesak nafas,  decomp cordis, dermatitis, KU buruk, kesadaran menurun

CT  Scan Polos : Penilaian terbatas

  • Thorax :

HRCT – lesi parenchymal

ILD, bronchiectasis.

  • Abdomen:

–  Batu tr.urinarius.

–  Ileus berat

–  Appendicitis tanpa komplikasi

– Trauma – keadaan tertentu

KU pasien buruk sekali, tidak sadar.

                    – Diluar jam kerja-tidak didampingi radioloog , keadaan darurat

Tehnik pemeriksaan  CT scan Thorax

  • Puasa sedikitnya 6 jam
  • Pastikan tidak ada riwayat allergi
  • Pasang threeway, abocath 20-18G.
  • Potongan dari puncak paru sampai kelenjar
  • Kontras Iodium : kecepatan 3-4 cc/sec., jumlah 80-120cc tergantung BB, delayed 25-30 detik(fase arteri).
  • Cetak dalam dua kondisi: kondisi paru dan kondisi mediastinum.
  • Dengan MDCT/MSCT selalu buat rekonstruksi coronal dan sagital

Persiapan dan Protokol CT scan abdomen

  • Puasa sedikitnya 6 jam
  • Tidak ada riwayat allergi /asthma
  • Minum oral kontras 2-3 x 300ml larutan iodium kontras/EZ CAT.
  • Bila rectosigmoid tidak terisi baik, lakukan pengisian retrograd larutan kontras.
  • Pasang IV abocath (18-20G),gunakan “threeway” untuk pemasangan infus dan kontras pump
  • Selalu whole abdomen: potongan dari diafragma sampai buli-buli.
  • Tebal potongan :

Prekontras: 10/10mm

Post kontras : 5/5mm(spiral)                                                                                1,25mm(MSCT)

  • Kontras iodium IV: rate 3-4ml/sec.,80-12
  • Delay time: 25-30 sec untuk fase arteri

60 sec kedua untuk fase vena

30-60 sec untuk fase equilibrium.

  • MSCT: selalu membuat rekonstruksi coronal-oblique-sagital sesuai bentuk lesi.

Related posts