Verifikasi Tahap 1 RSU Tangsel Demi Jaga Tittle “Paripurna” yang Diraih

 

Verifikasi Tahap 1 RSU Tangsel Demi Jaga Tittle “Paripurna” yang Diraih
 
Setelah mendapatkan hasil Paripurna dalam penilaian akreditasi pada Bulan September tahun lalu, RSU Tangerang Selatan melaksanakan verifikasi akreditasi tahap 1, pada Rabu (16/01/2019).
 
Paripurna adalah hasil akreditasi tertinggi dengan bintang 5 yang didapatkan oleh RSU Tangsel pada September lalu. Untuk menjaga keberlangsungan akreditasi yang diraihnya, RSU Tangsel melaksanakan verifikasi akreditasi tahap 1 dengan surveyour berasal dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementrian Kesehatan.
 
“Yaitu untuk melaksanakan rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh surveyour pada survey pertama. Pada survey pertama ada rekomendasi hal yang kurang.  Jadi ini untuk menyampaikan kepada surveyour bahwa rekomendasi sudah kita penuhi,” jelas Dr. Allin Hendralin Mahdaniar, selaku Direktur RSU Tangerang Selatan. 
 
 
Dalam verifikasi tahap 1 ini, hal yang menjadi perhatian diantaranya adalah Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), fasilitas, serta sarana prasarana. 
 
Allin menjelaskan dalam verifikasi tahao 1 ini, masih memakai standar KARS 2012, namun akan berbeda dengan verifikasi tahap 2 nanti. 
 
“Saat verifikasi tahap 2 sudah mengacu pada Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Akan ada beberapa item penilaian yang ditambahkan di standar tersebut,” ujar Allin. 
 
Verifikasi tahap 1 turut dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Pada kesempatan ini Bang Ben (sapaan akrab Benyamin Davnie) terlihat memakai pakaian Dinasnya yang berwarna putih polos.  
 
“Kami berharap hasilnya sesuai dengan standar akreditasi. Untuk kekurangan relatif sudah di penuhi,” tutur Benyamin, yang diwawancarai setelah acara berlangsung.  
 
Benyamin mengatakan bahwa hasil dari verifikasi ini harus berimbas kepada peningkatan pelayanan RSU Tangsel ke depannya.  
 
“Berharap pelayanan rumah sakit umum bisa maksimal karena seluruh tenaga kesehatan SDMnya sudah kita miliki.  Tentu memang harus meningkatkan lagi kapasitas tempat tidur, tempat parkir, serta sarana prasarananya,” harapnya. 
 
Disisi lain,  Benyamin menjelaskan bahwa kini sedang membangun 2 Rumah Sakit tipe C untuk melengkapi pelayanan kesehatan di Tangsel. Kendati demikian, harapnya warga Tangsel tetap sehat tanpa harus ke rumah sakit. 
 
“Semakin sedikit yang dilayani semakin bagus berarti sehat,” harap Ben.

Related posts