Gaya Hidup Sehat, Bebaskan Diri dari Asam Urat

dr.fitria candrasekarDalam workshop Course on Medical Emergencies And Treatment yang diselenggarakan pada tanggal 03 – 05 Oktober 2016 di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, dr. Fitria Candrasekar yang mewakili RSU Kota Tangerang Selatan berkesempatan menghadiri acara tersebut dan akan membagikan ilmu mengenai ‘Gaya Hidup Sehat, Bebaskan Diri dari Asam Urat’

Anda memiliki penyakit “asam urat”? maka hindari memakan sayuran!

Seringkali kita mendengar nasihat demikian pada seseorang dengan kadar asam urat yang tinggi. Namun, apakah hal tersebut benar?

Perlu kita ketahui terlebih dahulu, kadar asam urat dalam darah yang tinggi, atau dikenal dengan istilah hyperuricemia merupakan salah satu kondisi yang dapat                                                                                                                                                                                                                                                                                                  mengakibatkan serangan akut di persendian berupa acute gout arthritis. Jika terjadi serangan, akan ditandai dengan nyeri yang sangat hebat dan bengkak / kemerahan yang seringkali terjadi pada pangkal ibu jari baik kaki ataupun tangan (tidak menutup kemungkinan terjadi di lokasi lainnya). Jika serangan tersebut terjadi, setelah dilakukan pengobatan di fase akut, pasien diharuskan meminum obat dalam waktu tertentu dan menjaga kondisi dalam tubuh agar serangan ulang tidak kembali terjadi.

Guideline for Management of Gout tahun 2012 memberikan rekomendasi hidup sehat,  diet dan gaya hidup bagi pasien gout yang dikutip dari Khanna D et al sebagai berikut :

  1. Turunkan berat badan pada pasien yang gemuk, target mencapai indeks massa tubuh sehat
  2. Diet sehat secara keseluruhan
  3. Olah raga (untuk capai kebutuhan fisik)
  4. Berhenti merokok
  5. Minum yang cukup

Adapun hal yang sebaiknya dihindari antara lain memakan jeroan yang tinggi kadar purin (seperti hati, usus, dll), meminum minuman manis bersoda dan sirup tinggi fruktosa, alkohol dalam jumlah berlebih (pada semua pasien gout) dan semua alkohol pada periode serangan akut yang sering atau tahap lanjut gout yang sulit terkontrol.

Juga batasi memakan daging merah (sapi, domba, dll) dan seafood yang tinggi purin (sarden, kerang). Batasi juga dalam meminum jus buah manis, gula, atau makanan/minuman yang dimaniskan, garam meja, termasuk saus, alkohol terutama bir, juga anggur (wine dan sprit) pada semua pasien gout.

Lalu bagaimana dengan sayur-sayuran? Ternyata sayuran termasuk dalam makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi pada pasien gout, disamping produk diary yang rendah lemak atau tanpa lemak.

Nah, mulai sekarang mari kita perbaiki anggapan bahwa sayuran tidak boleh dimakan oleh pasien gout. Juga mulai untuk bergaya hidup sehat sehingga kita dapat terhindar dari berbagai macam penyakit yang mungkin akan menggerogoti tubuh kita. Agar kita bisa beraktivitas secara produktif sepanjang waktu.

Salam sehat!                                 Ditulis oleh dr. Fitria Candrasekar, RSU Kota Tangerang Selatan

Related posts